Rabu, 13 Januari 2016


Pengertian teknologi informasi
Teknologi Informasi (TI), atau dalam bahasa Inggris dikenal dengan istilah informatiom tecnology (TI) adalah istilah umum untuk teknologi apa pun yang membantu manusia dalam membuat, mengubah, menyimpan, mengomunikasikan dan/atau menyebarkan informasi. TI menyatukan komputasi dan komunikasi berkecepatan tinggi untuk data, suara, dan video. Contoh dari Teknologi Informasi bukan hanya berupa komputer pribadi, tetapi juga telepon, TV, peralatan rumah tangga elektronik, dan peranti genggam modern.
Sejarah
Pada awal sejarah manusia bertukar informasi melalui bahasa. Maka bahasa adalah teknologi, bahasa memungkinkan seseorang memahami informasi yang disampaikan oleh orang lain tetapi itu tidak bertahan secara lama karena Setelah ucapan itu selesai, maka informasi yang berada di tangan si penerima itu akan dilupakan dan tidak bisa disimpan lama. Selain itu jangkauan suara juga terbatas.
Setelah itu teknologi penyampaian informasi berkembang melalui gambar. Dengan gambar jangkauan informasi bisa lebih jauh. Gambar ini bisa dibawa-bawa dan disampaikan kepada orang lain. Selain itu informasi yang ada akan bertahan lebih lama. Beberapa gambar peninggalan zaman purba masih ada sampai sekarang sehingga manusia sekarang dapat (mencoba) memahami informasi yang ingin disampaikan pembuatnya
Informasi umum
TI adalah bidang pengelolan teknologi dan mencakup berbagai bidang yang termasuk tetapi tidak terbatas pada hal-hal seperti proses,perangkat lunak komputer,sitem informasi,perangkat keras komputer,bahasa program dan data konstruksi. Singkatnya, apa yang membuat data, informasi atau pengetahuan yang dirasakan dalam format visual apapun, melalui setiap mekanisme distribusi multimedia, dianggap bagian dari TI. TI menyediakan bisnis dengan empat set layanan inti untuk membantu menjalankan strategi bisnis: proses bisnis otomatisasi, memberikan informasi, menghubungkan dengan pelanggan, dan alat-alat produktivitas.
TI melakukan berbagai fungsi (TI Disiplin/Kompetensi) dari meng-instal Aplikasi untuk merancang jaringan komputer dan Data base informasi. Beberapa tugas yang TI lakukan mungkin termasuk manajemen data, jaringan, rekayasa perangkat keras komputer, database dan desain perangkat lunak, serta manajemen dan administrasi sistem secara keseluruhan. Teknologi informasi mulai menyebar lebih jauh dari konvensional kompter pribadi dan teknologi jaringan, dan lebih ke dalam integrasi teknologi lain seperti penggunaan ponsel, televisi, mobil, dan banyak lagi, yang meningkatkan permintaan untuk pekerjaan.
Pertumbuhan dan kapasitas teknologi
Hilbert dan Lopez mengidentifikasi kecepatan eksponensial perubahan teknologi (semacam): mesin aplikasi-spesifik untuk menghitung kapasitas informasi per-kapita memiliki sekitar dua kali lipat setiap 14 bulan antara 1986-2007: kapasitas per-kapita di dunia komputer tujuan umum telah dua kali lipat setiap 18 bulan selama dua dekade yang sama, kapasitas telekomunikasi global per-kapita dua kali lipat setiap 34 bulan; kapasitas penyimpanan dunia per kapita yang dibutuhkan sekitar 40 bulan untuk menggandakan (setiap 3 tahun): dan informasi siaran per kapita telah dua kali lipat sekitar setiap 12,3 tahun.
Perkembangan sejarah
dalam peradaban manusia diiringi dengan perkembangan cara penyampaian informasi dalam berkomunikasi yang selanjutnya dikenal dengan istilah tenologi informasi dan komunikasi.Sejak zaman prasejarah, cara manusia menyampaikan informasi melalui berkomunikasi dalam hal perkembangan teknologi terus berkembang hingga saat ini, yaitu dengan banyaknya ditemukan teknologi-teknologi informasi dan komunikasi yang sebagian besarnya sudah usang dan sebagiannya lagi masih terus dipakai, bahkan terus diteliti dan dikembangkan agar semakin maju
Masa Prasejarah (0 s/d 3000 SM)
Pada masa ini bentuk komunikasi manusia masih sebatas pada pengenalan bentuk-bentuk yang mereka temukan. Manusia menggambarkan informasi yang mereka dapatkan di dinding-dinding gua, misalnya cerita ketika berburu binatang buruannya. Hal tersebut terjadi karena kemampuan berbahasanya yang masih hanya sebatas suara dengusan, bahasa isyarat dan gerakan tangan sebagai bentuk awal komunikasi mereka pada periode sampai tahun 3000 SM.
 Masa Sejarah (3000 SM s/d 1400-an SM)
a.       Tahun 3000 SM
Bangasa Sumeria merupakan bangsa yang pertama kalinya telah berkomunikasi dengan sebuah tulisan dengan menggunakan symbol-simbol piktograf sebagai huruf. Simbol atau huruf-huruf tersebut juga mempunyai bentuk dan bunyi yang berbeda (penyebutan), sehingga tulisan-tulisan tersebut terangkai menjadi sebuah kata, kalimat dan bahasa yang mempunyai arti.
b.       Tahun 2900 SM
Pada tahun 2900 SM bangsa Mesir kuno telah menggunakan huruf-huruf hieroglif untuk berkomunikasi dengan orang lain. Huruf-huruf hieroglif terdiri dari simbol-simbol objek, seperti perkakas, binatang dan atau kapal-kapal. Huruf-huruf hieroglif juga menggunakan simbol-simbol ide dan emosi seperti sebuah gerakan, waktu juga perasaan gembira. Ketika simbol-simbol hieroglif digabungkan maka akan terciptalah bagaimana cara pengucapannya serta menunjukkan arti yang berbeda. Bentuk tulisan dan bahasa hieroglif ini lebih maju dibandingkan dengan tulisan bangsa Sumeria.
Sistem menulis juga telah digunakan oleh dinasti shang di Cina yang memerintah pada tahun 1766-1050 SM. Sistem menulis merupakan nenek moyang langsung dari sistem menulis modern Cina saat ini, yang menggunakan simbol atau karakter untuk masing-masing kata.
c.        Tahun 500 SM
Masa ini ditandai dengan pengenalan pada media informasi yang sebelumnya menggunakan lempengan tanah liat. Pada masa ini manusia sudah mengenal media untuk menyimpan informasi yang lebih baik dari serat pohon. Salah satunya adalah serat papyrus yang berasal dari pohon papyrus yang tumbuh disekitar sungai nil ini untuk dijadikan media menulis/media informasi pada masa itu. Serat papyrus lebih kuat dan fleksibel dibandingkan dengan lempengan tanah sebagai media informasi. Selanjutnya, serat papyrus juga merupakan cikal bakal media yang kita kenal sekarang ini yaitu kertas.
d.       Tahun 105 M
Pada tahun/masa 105 M, bangsa Cina menemukan kertas. Kertas tersebut terbuat serat bambu yang dihaluskan, disaring, dicuci lalu kemudian diratakan dan dikeringkan. Penemuan ini juga memungkinkan sistem pencetakan yang dilakukan dengan menggunakan blok kayu yang ditorehkan dan dilumuri tinta atau yang sekarang kita kenal dengan sistem cap.
Pada masa ini, bangsa Hindus di India telah membuat sistem bilangan 9 digit yang sampai saat ini kita gunakan.

7 komentar: